Main

Menggunakan Google Ads Malah Gagal dan Boncos? Ini Sebabnya!

0
menggunakan google ads - pcmav.biz

Namanya juga mencoba, pasti ada gagal-gagalnya. Tapi sebaiknya jangan menyerah karena kita bisa telusuri kesalahan demi kesalahan satu per satu.

Keyword terlalu luas

Faktor utama yang sangat mempengaruhi kinerja dari Google Ads adalah dari keyword yang kita pasang. Penggunaan keyword yang tepat dapat memaksimalkan performa iklan. Jadi jika keyword yang dipasang terlalu luas, Google akan menempatkan iklan kita pada audiens yang salah atau tidak tertarget. Akhirnya orang yang mengklik iklan Anda pun merasa “tertipu”. Masalahnya Anda sudah harus membayar biaya iklan ketika pengunjung meng-klik iklan Anda. Jadi umpamanya, biaya yang Anda keluarkan hanya untuk membayar orang yang tersesat. Inilah faktor utaman kenapa iklan Anda bisa boncos.

Lalu, bagaimana selama ini Anda menentukan keyword yang tepat? Keyword itu gak bisa kita kira-kira dengan intuisi kita ya guys, sebatas kita suka dengan frasenya atau karena lagi trending. ENGGAK SEMUDAH ITU.

Tapi kalau Anda sudah mulai mencoba membuat sebelumnya, maka Anda bisa mengevaluasi mana keyword yang paling banyak menghasilkan klik. Ya, semoga ada sih.

Lalu sesuaikan dengan target audiens Anda. Tentu aja, formula ini nggak akan langsung berhasil. Tapi Anda harus selalu menambahkan, menghapus, atau me-replace keyword-keyword jagoan Anda. Caranya adalah dengan menggunakan Tool “Search Term Report” untuk melihat performance keyword. Jika cocok dengan campaign Anda maka masukkan sebagai keyword, jika tidak masukan kedalam negative keyword.

Kedua, tambahkan variasi keyword yang memiliki keyword dengan performansi baik. Naikkan Relevansi untuk keyword dengan low quality score. Pause beberapa keyword dengan low performansi campaign (Low QS, Low CTR, low Conversion / Conv Rate).

Ketiga, kreasikan keyword sesuai kebutuhan “Broad, Exact, Phrase”. Terakhir, Research Grouping Keyword (Brand Keyword, Product Keyword, Expand Keyword, Locate Keywords).

Karena salah keyword, iklan Anda dinilai tidak relevan

Imbas dari keyword yang kurang tepat itu adalah iklan kita jadi dinilai tidak relevan. Karena itu, pastikan judul dan salinan iklan Anda harus cocok dengan keyword yang Anda tawarkan. Dan satu lagi yang sangat penting adalah.. Please, jadilah jawaban atau solusi yang audiens Anda butuhkan. Kalau bisa tawarkan mereka paket lengkap malah!

Nah, kombinasi yang sesuai antara keyword yang tepat dan konten pada halaman Anda adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan kualitas iklan Anda. Anda bisa kok memakai fitur Responsive Search Ads.

Skor Kualitas Rendah

Skor Kualitas (Quality Score) adalah nilai yang diambil oleh Google untuk menentukan bagaimana peringkat iklan Anda. Intinya jika semakin tinggi peringkat Anda, semakin baik penempatan Anda. Jika skor kualitas Anda rendah, Anda akan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk dilirik dan akhirnya sedikit kesempatan untuk mengonversi.

Sebenarnya Google akan memberitahu kualitas dan mutu iklan Anda, tapi tetap saja hanya Anda yang dapat mengganti atau memperbaiki iklan Anda sendiri.

Landing Page terlalu buruk untuk dibuka

Setelah mengeluarkan uang untuk menayangkan iklan, bukan berarti Anda bisa santai-santai menyerahkan seluruh pekerjaan itu ke Google. Sebab ada faktor terpenting lainnya yang tidak boleh Anda abaikan sama sekali. Yap! Users experience! Coba pikirin lagi, apakah halaman yang diklik audiens bisa menarik mata mereka dan menuntun jari mereka untuk scroll halaman Anda sampai habis? Apakah halaman Anda benar-benar bisa menjawab apa yang audiens Anda butuhkan? Atau malah Anda terlalu terburu-buru langsung mengejar audiens Anda untuk masuk ke jebakan konversi Anda?

Kenapa Tahun 2019 harus Menggunakan Google Ads?

Previous article

3 Plugin WordPress Gratis Terbaik untuk Adsense Blog

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.